Inspektorat Bantaeng Gelar Acara Penyuluhan Anti Korupsi Dan Gratifikasi BLT Dana Desa 2020

Bantaeng
Kepala Inspektorat bersama peserta penyuluhan
Bantaeng – Senin, 9 November 2020. Inspektorat Daerah Kabupaten Bantaeng menyelenggarakan acara Penyuluhan Anti Korupsi dan Gratifikasi serta Evaluasi Penyaluran BLT-DD Tahun Anggaran 2020.

Kegiatan Penyuluhan Anti Korupsi dan Gratifikasi ini juga merupakan salah satu Program KPK dalam memberantas Korupsi dan Nepotisme.

Penyuluhan ini ditujukan untuk semua Kepala Desa dalam lingkup Pemerintahan Kabupaten Bantaeng.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Inspektorat Kabupaten Bantaeng ini dilaksanakan dalam dua sesi.
Sesi pertama mulai jam 08.30 – 12.00 wita.
Sesi kedua di mulai jam 13.00 – 16.00 wita.

Dalam kata sambutannya, Kepala Inspektorat Daerah Bantaeng, Muh. Rivai Nur SH. M.Si, mengatakan:
“Acara Sosialisasi dengan tema Penyuluhan Anti Korupsi Dan Gratifikasi Serta Evaluasi Penyaluran BLT-DD Tahun Anggaran 2020 ini sangat penting karena di samping akan menambah pengetahuan serta wawasan kita tentang tindak pidana kejahatan korupsi, juga diharapkan dapat meningkatkan budaya kerja yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN)”.

“Mengingat cakupan kerja yang demikian, maka saya kira pemahaman tentang budaya kerja anti korupsi menjadi sangat penting agar anggaran negara dapat dikelola secara efektif dan efisien serta bertanggung jawab”, kata Rivai Nur.

Lanjut kata Kandidat Doktor Ilmu Hukum ini, bahwa upaya Inspektorat Daerah Kabupaten Bantaeng sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), yang mana mempunyai tugas dan fungsi untuk melakukan pengawasan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN. Ini adalah sesuatu yang sangat serius dilakukan dan menjadi tanggung jawab kita bersama.

“Untuk upaya kedalam atau internal, kita melakukannya melalui penyuluhan-penyuluhan dan sosialisasi tentang anti korupsi, memperkuat regulasi dibidang pengawasan internal, serta pelembagaannya dengan membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi,” ungkapnya.

Rivai Nur berharap dari acara ini berdampak pada peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang pentingnya budaya kerja yang profesional dan jauh dari praktik-praktik korupsi.

Kepala Inspektorat Bantaeng bersama peserta penyuluhan

#InspektoratBantaeng