2.091 KPM 8 Kelurahan Dan Desa Di Bantaeng Hari Ini Menerima BST Tahap 10

Kelurahan
Program Bantuan Sosial Tunai dari Kemensos
Sebanyak 2.091 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di 8 Kelurahan dan Desa di Kabupaten Bantaeng menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap ke 10 untuk Januari 2021.
Program Bantuan Sosial Tunai dari Kemensos

Pendistribusian dana BST untuk KPM ini merupakan lanjutan dari program KPM penerima BST 2020 kemarin.

Pandemi Covid-19 masih melanda dunia termasuk indonesia. Mulai dari perkotaan hingga pedesaan dan hampir semua sektor terkena dampaknya, termasuk sektor kesehatan. Selain itu, pandemi juga membawa dampak pada sektor sosial, terutama ekonomi.

Hal itu tidak membuat pemerintah diam. Sejumlah program dibuat untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi, salah satunya pemberian Bantuan Sosial Tunai (BST) melalui Kementerian Sosial (Kemensos).

Bantuan Sosial Tunai atau BST merupakan bentuk jaring pengaman sosial kepada masyarakat kurang mampu dalam mengatasi krisis sosial dan ekonomi akibat pandemi. Untuk memperlancar pemberian bantuan itu, pemerintah menggandeng PT Pos Indonesia untuk mendistribusikannya.

Untuk Kabupaten Bantaeng sendiri, pendistribusian Bantuan Sosial Tunai atau BST tahap ke sepuluh tahun 2021 dimulai hari ini, Sabtu, 09 Januari 2021 di 8 Desa dan Kelurahan.

Ke 8 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Bantaeng yang mendistribusikan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap ke sepuluh kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini adalah:
1. Kelurahan Letta
2. Kelurahan Tappanjeng
3. Kelurahan Lamalaka
4. Desa Bonto Salluang
5. Kelurahan Bonto Atu
6. Kelurahan Bonto Manai
7. Kelurahan Malilingi
8. Kelurahan Onto

Adapun jumlah Keluarga Penerima Manfaat atau KPM penerima BST di setiap Kelurahan dan Desa yang telah kami uraikan diatas adalah sebagai berikut:
1. Kelurahan Letta = 288 KPM
2. Kelurahan Tappanjeng = 203 KPM
3. Kelurahan Lamalaka = 291 KPM
4. Desa Bonto Salluang = 143 KPM
5. Kelurahan Bonto Atu = 285 KPM
6. Kelurahan Bonto Manai = 292 KPM
7. Kelurahan Malilingi = 325 KPM
8. Kelurahan Onto = 264 KPM
Total KPM yang menerima BST tahap ke sepuluh untuk hari ini, Sabtu, 9 Januari 2021 itu sebanyak 2.091 KPM.

Untuk Kelurahan Letta dan Kelurahan Tappanjeng, proses penerimaan dana BST ini dilaksanakan di halaman Kantor PT POS Indonesia Ranting Bantaeng yang berlokasi di Jalan Merpati Bantaeng. Sedangkan untuk Kelurahan Lamalaka, Bonto Atu, Bonto Manai, Malilingi, Onto dan Desa Bonto Salluang, proses penerimaan dana BST dilaksanakan di Kantor Kelurahan dan Kantor Desa masing-masing yang dibantu oleh petugas dari PT POS Indonesia.

Ada penurunan dalam jumlah KPM penerima BST tahap ke sepuluh di tahun 2021 ini, dibandingkan dengan KPM penerima BST tahun 2020 dan itu di akui oleh pihak Kelurahan dan Desa setempat yang menyalurkan BST hari ini, Sabtu, 09 Januari 2021.

Proses pendistribusian BST di Kelurahan Malilingi

“Terkait dengan pengurangan jumlah KPM penerima BST, itu bukan kewenangan dari pihak kelurahan. Barcode yang kami terima itu langsung dari PT POS Indonesia dan semua data KPM itu bersumber dari DTKS di Kemensos”, ungkap Lurah Malilingi, Ridwan S.Sos MM.

“Untuk Kelurahan Malilingi, KPM penerima BST tahap 10 itu sekitar 325 KPM. Ada selisih sekitar 24 KPM penerima BST di bulan Desember 2020. Jadi untuk 24 KPM di Malilingi yang namanya hilang dalam data penerima BST tahap 10 ini, kami akan sampaikan kepada Dinsos Bantaeng dan selanjutnya diteruskan ke Kemensos agar bisa mendapatkan bantuan lewat program lain seperti PKH atau BPNT”, ujar Ridwan S.Sos MM kepada awak media IndeksNews.

Hal senada juga disampaikan oleh Lurah Onto, M. Arifin S.Sos di kantor Kelurahan Onto, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng.

Kantor Kelurahan Onto

“Ada selisih sekitar 25 KPM penerima BST untuk warga Kelurahan Onto. Menurut data, untuk Desember 2020 KPM penerima BST itu sekitar 289 KPM. Sekarang di tahap ke 10 ini, KPM penerima BST jumlahnya 264”, kata Lurah Onto.

Pada hari yang sama ditempat yang berberbeda, IndeksNews menghampiri Kepala Kantor Pos Indonesia Ranting Bantaeng, Abrar Amin yang sedang melayani KPM penerima BST untuk Kelurahan Letta dan Tappanjeng.

Kepala Kantor Pos Bantaeng, Abrar Amin sedang melayani KPM penerima BST

Abrar Amin mengatakan memang ada pengurangan data KPM penerima BST untuk tahap ke sepuluh ini dibandingkan dengan data penerima BST tahap sembilan di bulan Desember 2020.

“Menurut data yang kami terima dari Kemensos RI untuk Kabupaten Bantaeng secara keseluruhan ini, KPM penerima BST tahap ke sepuluh itu ada pengurangan dari data penerima BST tahap ke sembilan atau penerima BST di bulan Desember 2020”, ungkap Abrar.

“Jika di bandingkan antara KPM penerima BST tahun 2020 dan 2021 itu ada selisih pengurangan sekitar 1781 KPM. Menurut data di tahun 2020 itu, untuk Kabupaten Bantaeng sendiri sekitar 13.765 KPM dan untuk tahun 2021 sampai April ini sekitar 11.984. jadi ada selisih sekitar 1.781 KPM”, ujarnya.

“Kami dari PT POS Indonesia Ranting Bantaeng hanya memperoleh data pembayaran dari Kemensos, sedangkan BST dari KKP belum ada penyampaian dari Pusat. PT POS Indonesia hanya menyalurkan dana untuk KPM penerima BST, kalopun terkait dengan hilangnya nama dalam daftar penerima BST di tahap ke sepuluh ini, itu adalah kewenangan dari Kemensos yang mungkin di akhir tahun 2020 kemarin melakukan pemutakhiran data KPM penerima BST”, sambungnya.

Bantuan Sosial Tunai atau BST tahun ini akan diberikan pemerintah selama 4 bulan yang dimulai dari Januari sampai April 2021. Bantuan itu berupa uang sebesar Rp.300 ribu perbulan dengan total Rp.12 triliun.

Biro Sulsel. Fb Izzack AL Iskandart