Sekolah Pemuda Class Ketiga KNPI Bantaeng Mengusung Tema Budaya Dan Kearifan Lokal

sekolah pemuda
Sekolah Pemuda KNPI Bantaeng
BANTAENG – Sekolah Pemuda Class ke 3 dengan mengusung tema Budaya Dan Kearifan Lokal yang di langsungkan hari ini, Jumat, 18 Desember 2020 di Meeting Room KNPI Bantaeng yang berlokasi di jalan elang menghadirkan Muh. Shabran Dahlan sebagai pemateri.

Kegiatan yang di ikuti oleh delegasi OKP di KNPI Bantaeng ini berlangsung dari jam 1:30 dan berakhir pada jam 3:30 wita.

Muh. Shabran Dahlan selaku pemateri pada class ketiga sekolah pemuda ini mengatakan, “Meski masih berada dalam situasi pandemi Covid19, KNPI Bantaeng tetap menyelenggarakan kegiatan “sekolah pemuda” sebagai bagian dari program kerja DPD KNPI Bantaeng dan untuk kegiatan kali ini berlansung dengan penerapan protokol kesehatan”.

Kegiatan sekolah pemuda class ketiga ini melibatkan organisasi kepemudaan yang berada dibawah naungan KNPI Bantaeng.
Mereka adalah perwakilan dari PMII, HMI, IPM, IMM dan PP.

Mengusung tema “Budaya dan Kearifan Lokal” di pertemuan ketiga kali ini, Muh. Shabran Dahlan memberikan kajian perihal kebudayaan dan kearifan lokal yang ada di Sulsel, khususnya di Bantaeng sebagai bagian dari kekayaaan nusantara dan juga sebagai identitas lokal yang penting di gali nilai-nilainya, sekaligus untuk mempertahankan identitas budaya Bantaeng.

Ketua KNPI Bantaeng

Di tempat yang sama, Ketua KNPI Bantaeng, Muhammad Lutfi Yahya S.ST, MM juga memberikan komentarnya kepada IndeksNews perihal kegiatan sekolah pemuda hari ini.
“Ini merupakan Kelas Ketiga dari Kegiatan Kelas Keilmuan yang sifatnya umum. Kita juga punya kelas yang sifatnya khusus berdasarkan kurikulum yang disusun oleh teman-teman pengurus, untuk kita ketahui bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Sekolah Pemuda yang di gagas oleh KNPI Bantaeng dan telah kita launching pada hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020 lalu. Alhamdulillah hari ini telah memasuki pertemuan ketiga yang pada 2 pertemuan sebelumnya membahas Pengantar Filsafat dan Logika. Pada pertemuan kali ini kita membahas tentang “Kebudayaan dan Kearifan Lokal” dan menjadikan Muh. Shabran Dahlan sebagai pemateri” Ucap Nena, sapaan akrab dari Ketua KNPI Bantaeng.

Muh. Shabran Dahlan

Tujuan utama dari Sekolah Pemuda ini adalah membangun kultur dialogis pemuda yang sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

“Harapan kami dari DPD KNPI Bantaeng sejak awal bahwa hadirnya kami dapat memberikan manfaat bagi teman-teman pemuda khususnya kepada OKP yang berhimpun di KNPI. Bagaimana kemudian seluruh potensi dan sumber daya organisasi ini baik gedung apalagi program kegiatan mampu kita kolaborasikan bersama, tentunya dengan memperhatikan misi kepengurusan kami yang salah satunya ialah membangun culture dialogis dikalangan pemuda sehingga tercipta sinergi yang kualitatif”, pungkas Ketua KNPI Bantaeng, Muhammad Lutfi Yahya, S.ST, MM.